Hanya Punya Uang 100-150Juta Untuk Beli Mobil???

Anda ingin mendapatkan mobil gress dari pabrik tetapi anda hanya punya uang dibawah 150juta? Tidak perlu khawatir karena beberapa ATPM memiliki mobil yang dibanderol dibawah 150jutaan. Memang tidak dapat dipungkiri lagi kalau mobil sudah menjadi barang wajib bila anda ingin membelah kota Jakarta Raya ini dengan nyaman tanpa merasa panas. Membeli mobil baru memang menjadi jawaban yang tepat bila anda  tidak ingin dipusingkan rewelnya mobil bila membeli mobil Continue reading

Standard Euro 2 di Indonesia

Banyak pabrikan-pabrikan yang memasok mobil di Indonesia raya ini setuju mendengar pemerintah yang mengharuskan setiap mobil produksi tahun 2007 lulus tes euro II, karena untuk membuat mobil lulus euro II tidaklah terlalu susah. Syaratnya hanyalah mobil itu harus memiliki ECU untuk mengatur emisi gas buang, dan yang terakhir Catalitic Converter (CC). CC memiliki masa waktunya juga yaitu sekitar 5 tahun sekali harus di periksa. CC bentuknya seperti tabung dan didalamnya berisi untaian kawat yang seperti sarang tawon. Fungsi dari CC ini yaitu mengubah dan mereduksi gas beracun seperti CO, CO2, NitrogenOksida, dll. Tetapi tahukah anda sejarah dari terbentuknya sistem Euro ini? Ya, dilihat dari namanya sistem ini lahir di UNI EROPA sana yang mereka menginginkan mobil yang kadar gas buangnya sekita 140-160gr/km. Euro I lahir pada tahun 1992 selang 4 tahun kemudian standard dinaikan menjadi Euro II tepatnya tahun 1996. Euro III diresmikan pada tahun 2000 dan Euro IV telah disetujui oleh negar-negara Eropa pada tahun 2005. Euro V dan VI sendiri rencananya akan disetujui masing-masing pada tahun 2009 dan 2014. Melihat kenyataan ini dapat disimpulkan bahwa Indonesia tertinggal sekitar 10tahun dari negara UNI EROPA karena sekarang Indonesia masih menggunakan standard Euro II. Gimana nih pemerintah Indonesia masa ketinggalan sama India yang sekarang sudah menggunakan standard Euro III dan akan menggunakan Euro IV di tahun 2008 ini…

Bahan Bakar Gas dijual Rp3600/ltr

Mengingat semakin tipis dan mahalnya harga minyak dunia, akhirnya PT. Pertamina Persero meluncurkan Bahan Bakar Gas yang diberi nama ViGas. Gas yang memiliki tekanan yang cukup rendah ini (sekitar 8-12 bar) cocok untuk kendaraan taksi. Menurut Ari H.Soemarno, sebenarnya BBG ini sudah dikembangkan sejak 15 tahun lalu.  “Tak Ada Gading Yang Tak Retak” mungkin dapat disetarakan oleh BBG ini pasalnya melihat harga/ltr yang cukup murah ini tetapi ada beberapa komponen dalam kendaraan anda yang harus diganti seperti Converter Kit (pengganti sistem injeksi atau karburator). Converter Kit ini dipasaran harga antara 12-14jt. Mendengar harga Converter Kit yang segitu mahal apakah anda akan merubah mesin bensin anda ke BBG? I don’t think so kalau tidak ada subsidi untuk membeli Converter Kit itu, Anda Setuju?