OLI KONVENSIONAL VS OLI SINTESIS

Sebelum saya memaparkan artikel ini untuk anda semua saya ingin mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya untuk guru otomotif saya Bpk. Raditya Aditama karena atas petunjuk dan bantuannya artikel ini dapat terbentuk. OKe sekarang kita bahas tentang OLI. OLI Konvensional adalah oli yang yang berasal dari mineral alam artinya masih dari perut BUMI. Sedangkan oli sintesis adalah oli yang dihasilkan dari percampuran bahan-bahan kimia. Keuntungan dari pemakaian oli sintesis adalah  jenis oli ini lebih rapat antar molekulnya sehingga tidak cepat terurai seperti oli konvensional. Sebenarnya untuk mesin-mesin yang sudah berumur tidak bermasalah bila menggunakan oli sintesis itu sebabnya oli sintesis adalah oli yang paling sering digunakan untuk race. selain SAE yang menentukan tingkat keenceran oli, dalam label oli juga tertera kode-kode lain seperti API SL, API SE, dll. API merupakan singkatan dari American Petroleum Institute, kode S itu berarti Spark buat mesin bensin, sedangkan huruf setelah S itu memiliki arti mutu, kualitas dari oli semakin mendekati huruf Z semakin baik kualitas oli tersebut.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s