Honda Freed: MPV Penantang Innova…

Freed mugen

Setelah mati suri dari versi terdahulunya yang biasa kita kenal dengan Honda Stream, kini Honda kembali melakukan gebrakan besar dalam dunia otomotif Indonesia. Freed atau dalam bahasa lain adalah Free atau bebas merupakan nama yang bagus diberikan di “pundak” Honda Freed dengan tujuan agar mampu bergerak bebas di tengah keramaian kota Jakarta. Apabila Honda Stream main di kapasitas mesin 1700cc dan 1800cc, maka sekarang Freed hadir dengan kapasitas mesin yang lebih kecil yaitu 1500cc atau sama dengan kapasitas mesin Jazz. Ruang kabin yang lapang sehingga memungkinkan membawa penunpang 7orang dewasa dengan nyaman. Tanpa basa basi lagi, langsung saja lihat spesifikasinya dan foto-foto tanpa busana Honda Freed ini. Continue reading

Innova BOROS??? Kurang Tenaga??? Saya ada Solusinya….

 

Gambar dibawah ini adalah foto beberapa customer Broquet yang telah memasang Broquet. Bagi temen” yang belum tau apa itu Broquet, silakan klik link ini saja https://willycar.com/broquet-performance-maker-fuel-saver-mobil/

 

08978254878 / 2fast91@gmail.com

 

Bila menyebut Kijang Innova apa yang terpikir dalam benak anda??? Beberapa waktu yang lalu saya sempat bertanya kepada beberapa saudara saya dengan pertanyaan demikian. Banyak di antara mereka yang mengatakan bahwa Innova itu memang kendaraan yang paling pas untuk keluarga Indonesia, karena luas kabinnya yang lapang. Tetapi sebagian diantara mereka juga mengatakan, Innova itu boros dan tenaganya kurang. Melihat permasalah seperti itu, saya berpikir kenapa saya tidak mencarikan jalan keluarnya.

Selidik punya selidik. Ternyata Innova itu sebenarnya menyajikan konsumsi BBM yang lumayan irit JIKA, kita sebagai konsumen menggunakan BBM dengan nilai oktan 91 atau 92. Dan nilai oktan seperti itu hanya bisa kita dapatkan pada BBM jenis Pertamax (Pertamina), Shell Super (Shell), Performance 92 (Total), dan Petronas 91 (Petronas). Bila kita mau sedikit menghitung, perbedaan antara Premium dengan jenis BBM oktan 92 terpaut harga yang cukup jauh. Apabila biasa anda mengisi BBM pada posisi rest, untuk mencapai full tank butuh sekitar 44-45 liter. Apabila kita menggunakan Premium butuh sekitar Rp 200.000, sedangkan apabila kita menggunakan jenis BBM ber-oktan 92 anda harus mengeluarkan kocek sekitar Rp 250.000. Jelas ini merupakan perbedaan harga yang cukup jauh. Belum lagi apabila anda mengkalkulasi perbedaan Rp 50.000 ini selama sebulan bahkan setahun. Maka akan menghasilkan perbedaan nominal yang jauh terasa bagi kocek kita. Belum lagi penurunan tenaga yang PASTI akan terasa apabila anda mengalihkan BBM ber-oktan 92 anda ke Premium yang notabene ber-oktan 88, injektor yang lebih cepat kotor karena Premium berkualitas lebih rendah ketimbang Oktan 92, dan komponen-komponen lain yang usianya menjadi lebih cepat rusak karena menggunakan BBM yang kurang pas dengan tuntutan mesin. Disini kami hadir dengan memberikan anda solusi yang tepat agar mesin anda tetap terawat, terasa seperti menggunakan Pertamax walaupun anda menggunakan Premium, konsumsi BBM menjadi jauh lebih irit, dan komponen-komponen mesin yang usianya akan jauh lebih panjang. Continue reading