Awas!!! Oli Palsu Berada di Sekitar Anda, Ketahuilah Perbedaannya…

Pada artikel sebelumnya, kita sempat membahas minyak goreng yang dicampur dengan Oli bekas. Tetapi pada kesempatan kali ini, kita akan membahas yang hampir serupa dengan minyak goreng tersebut. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas Oli bekas yang menjadi baru yang telah lama berada ditengah masyarakat. Berikut adalalah beberapa tips agar, kita dapat terhindar dari oli-oli palsu yang beredar:

  1. Pastikan kemasan dalam keadaan bersih, tak ada bercak noda seperti oli dan stiker merek dagang masih dalam keadaan baik. Setelah pengecekan tersebut cukup meyakinkan, jangan keburu puas dulu.
  2. Cek juga pantat kemasan. Kalau terlihat baret-baret panjang atau terkelupas lebih baik ambil kemasan lain. Karena kemungkinan, itu botol bekas. Baret menunjukkan kalau botol pernah disimpan di sembarang tempat atau tergeser-geser.
  3. Langkah berikutnya deteksi tutup kemasan. “Ini sebenarnya agak sulit bagi yang awam,” ungkapnya. Pada kemasan yang masih asli, ketika tutup kemasan dibuka bunyinya cukup keras dan putarannya juga masih keras. Di kemasan daur ulang, bunyi saat buka sudah lemah dan proses membukanya juga sangat mudah. Sebab, pada kemasan asli, antara tutup kemasan dengan cincin dibawah tutup tersolder dengan menggunakan mesin dari pabrik sedang pada kemasan non asli disolder manual.
  4. Jika sudah telanjur buka tutup kemasan, sebelum menuang oli ke mesin masih ada yang bisa dicermati, yakni segelnya. Pada kemasan oli asli, segel ini akan terlihat rapi. Maklum penutupan segel menggunakan mesin yang sudah diprogram. Sedang pada oli ‘aspal’ (asli tapi palsu), segel ini tidak rapi, sehingga penutupan mulut kemasan justru tak sempurna.
  5. Masih ada komponen lain yang bisa dijadikan pembeda. Yakni pada aroma dan warna dari oli itu sendiri. Untuk tahu pembedanya memang harus jeli dan tahu benar kualitas yang asli.

Selamat Mencoba…..

Advertisements

14 thoughts on “Awas!!! Oli Palsu Berada di Sekitar Anda, Ketahuilah Perbedaannya…

  1. agusdj says:

    wah,indonesia dimata dunia dah dianggap biangnya pemalsuan.. seharusnya pemerintah menumpas tuntas segala jenis pemalsuan.. bro willy tu oli shell da yg palsu ga? slama ni aku pake oli shell advance 4t buat melumasi motor Fiz ku.. oli sampingnya pake
    super racing..

    • willycar says:

      Kemungkinan mendapat oli shell palsu memang selalu ada kemungkinan. Tp saya beli pada saat pameran JMS tahun 2008 kemarin. Pd waktu itu saya beli di stand Shell resmi. Jadi kemungkinan untuk dapat oli palsu hampir 0% Bro.. Hahaha….. Klo Bro mau, saya sarankan untk membeli oli Shell di SPBU Shell resmi tetapi kosekusensinya. Harga oli lebih mahal dari harga pasaran….

      • Ozpeed says:

        wew.. mksdnya bro Willy terakhir ganti oli shell vsx pas th. 2008 kemaren??? 😮

        gpp deh beli si SPBU Shell, asal keasliannya terjamin.. 😀

  2. BEETHOVEN says:

    Oli shell vsx kemasan baru segel aslinya seperti apa seh? Soalnya baru aja beli segelnya ga ada logo shell alias polos warna putih. Dsini ga ada SPBU shell resmi.

  3. afdalst says:

    mas maunanya ni. saya ada opelblzer 2000an mati total gimana cara perbaikinya. padahal bisa star pengapian pas dikeluarin businya keluar percikan api

  4. nono says:

    wah, saya jadi bingung nih dengan oli yang beredar di Indonesia.
    infonya dan baca di internet banyak yang palsu….terpaksa deh ganti oli setiap 500 -1000 km saja/ atau kalau mulai nggak enak untuk dikendarai.
    maklum orang indonesia ( yang tidak bertanggung jawab ), pinter2 kalau soal memalsukan barang2 kebutuhan, jangankan oli, daging saja bisa dipalsukan….busyet deh…lalu cari oli yang benar2 produk asli dimana ya dan merk apa?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s