Teknologi BiTURBO VW Caravelle T5

scan0142

Pada kesempatan kali ini, dalam posting atikel ini. Kami akan sedikit membahas mengenai cara kerja dari teknologi BiTURBO yang menjadi banyak perbincangan oleh khalayak luar yang diaplikasikan pada VW Caravelle T5 terbaru kami.

Sebagai info. Caravelle yang dimasukkan oleh PT. Garuda Mataram Motor dengan main dealer PT. Wangsa Indra Permana adalah jenis Caravelle bermesin 2.0L TDI 4inline BiTURBO dengan output tenaga 180HP dan 400Nm On The Wheel. FWD (Front Wheel Drive).

BiTURBO berbeda dengan istilah twin turbo yang biasa digunakan mesin lainnya. TwinTurbo adalah jenis Turbo yang biasanya hanya aktif salah satu tergantung putaran mesin dan setinggan rpm yang di inginkan pemilik mobil. BiTURBO artinya adalah permainan 2 jenis TURBO yang dapat aktif pada waktu bersamaan dengan menggunakan permainan rangkaian aliran exhaust. Sama hal-nya seperti permainan rangkaian listri seri dan paralel.

BiTURBO Stand still

Cara Kerja BiTURBO:

Pada mesin berputar stasioner / idle: Pada saat mesin berputar secara idle, tekanan gas buang yang dihasilkan mesin masih terbilang rendah. Agar tekanan gas bersih yang akan masuk ke dalam intake tetap tinggi walau tekanan gas buang masih rendah. Maka gas buang dari mesin akan diarahkan ke TURBO kecil (nomor 2) dan katup dengan nomor 1 akan terbuka walau kecil. Tujuannya agar tekanan di jalur exhaust juga tidak sampai terlalu tinggi dan juga dapat menggerakan turbin besar pada ujung nomor 3. Dengan begitu maka udara bersih dari nomor 5 akan masuk menuju nomor 6. Karena tekanan yang dihasilkan pada jalur intake belum terlalu besar maka katup pada nomor 8 belum terbuka, sehingga udara bersih tadi akan masuk dari jalur nomor 7 yang telah memiliki tekanan vacum besar imbas dari tekanan gas buang di nomor 2. Setelah itu udara yang telah bertekanan tinggi dengan temperatur yang cukup tinggi akan masuk menuju nomor 9 dan 10. Didalam nomor 10 udara melewati intercooler agar temperatur menjadi turun dan kadar oksigen meningkat. Baru setelah itu masuk ke dalam combustion chamber.

Pada saat mesin sedang full load: Saat mobil sedang full load atau sedang membutuhkan tenaga penuh. Maka gas dari exhaust selain mengalir ke Turbo nomor 2, katup nomor 1 juga ikut terbuka agar dapat memutar secara maksimal turbo besar yang berada pada jalur nomor 3.  Lalu jalur masuk udara pada jalur intake pada dasarnya sama seperti saat mesin sedang idle. Namun bedanya katup nomor 8 atau bahasa tekniknya adalah Mechanical Compressor bypass akan terbuka agar udara yang memang tekanannya sudah tinggi karena putaran mesin yang sudah tinggi dapat cepat masuk ke dalam combustion chamber.

Pada saat tekanan berlebih dalam TURBO: Pada saat tekanan dalam turbo berlebih, skema kerja sama seperti saat mesin sedang full load. Namun katup pada jalur nomor 4 atau yang bernama katup waste gate akan terbuka untuk membuang gas sehingga tekanan gas pada jalur exhaust tidak over pressure.

Demikian yang dapat saya jelaskan. Gambar Diagram diatas hanya sebagai contoh bukan mewakili setiap fase kerja Bi-TURBO ini.

Semoga bermanfaat.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s