Komparasi BMW 325i E46 dan Mercedes Benz C240 W203

Well, momen langka terjadi. Tadi pagi (16/2/2020) saya berkesempatan menjajal dua brand yang sebagai kompetitor abadi. BMW dan Mercedes, merupakan 2 brand luxury car yang mendominasi di Indonesia. Sejak dulu, sekarang, hingga besok (mungkin) 😀

Yang menjadi spesial adalah Mobil yang saya coba kali ini benar benar apple to apple di jamannya, namun ternyata mereka berdua ini memiliki karakter yang benar benar berbeda. BMW 325i E46 2001 bersama dengan Mercedes Benz C240 W203. Bagaimana komparasinya? Yuk di lanjut baca artikel yang saya tulis sendiri ini.

 


BMW 320i E46

Nuansa Sporty dalam mobil yang sudah berusia hampir 20 tahun ini masih kental terasa, membuat kita langsung berasa menjadi badboys 😀
Menyandang tagline Sheer Driving Pleasure memang tepat menurut saya di sematkan di dalam Brand yang berasal dari kota Bavarian ini. BMW memiliki singkatan dalam bahasa Inggris yaitu Bavarian Motor Work atau Auf Deutsch (dalam bahasa Jerman), Bayerische Motoren Werke. Memang benar adanya, sebab dengan mesin M52 2.500cc 6 silinder segaris menghasilkan tenaga hingga 190Bhp dan Torsi 245Nm belum lagi karakternya yang agresif ini membuat rasanya selalu ingin berlari kencang saja. Bahkan saat sedang di test tadi, saya cukup mudah membuat mobil ini sliding u-turn. Salah satu fitur yang menarik perhatian saya adalah tirai di kaca belakang yang  dapat di buka tutup hanya dengan menekan tombol tidak di miliki oleh C240 W203.

 

 


Mercedes Benz C240 W203

Nah berpindah ke C240 yang berasal dari kota Sttutgart di Jerman juga, Kebetulan C240 yang kami naikkin ini menurut saya memiliki kondisi yang lebih antik dan lebih standard di banding si 325i ini. Wajar saja, odometernya baru menunjukan angka 59ribuan. Tampilan dari luar juga sudah cukup memberi aura elegan dan classy, saat masuk ke dalam kabin, kita di manjakan dengan fitur – fitur segambreng bila di bandingkan 325i yang tadi. Seperti Sunroof, Electric Seat, Cruise Control, Speed Limit, Multifunction Steering Wheel, Cool Box, CD Changer 6pcs, tampilan MID yang lebih lengkap. Selain itu Jok belakang juga lebih luas di banding 325i. Berbekal mesin 2.600cc V6 engine, ternyata mesin ini hanya menghasilkan 160Bhp. Tidak sebesar 325i, selain itu tiap silinder menggunakan 2 busi, lumayan boros juga ya kalau sekali ganti busi 😀
Ya, benar saja. Ketika sedang di gunakan. Tarikan bawahnya menurut saya tidak sebuas 325i, tapi tenang di tarikan atas (sekitar di atas 100km/h) sudah terasa enteng kok kalau mau tambah kecepatan lagi. Dengan leg room dan jok belakang yang lebih luas, membuat kita lebih nyaman menumpang mobil ini.

 


Kesimpulan

Dari sisi exterior 325i memberi kesan Sporty yang begitu kental dan C240 memberi kesan elegance dan luxury yang lebih mendalam. Kalau BMW lebih cocok di bawa ke Circuit, Nah si C240 masih enak dipake kondangan

Dari sisi interior, kesan simple dan driver oriented tentu kental di 325i. Untuk C240 kesan mewah  dan elegance lebih terasa.

Dari sisi driving experience saya sih memang lebih suka 325i, namun fitur cruise control lebih menyenangkan apalagi saat rute test kita dari tomang hingga PIK melewati JORR yang masih kosong

 

Nah, ini semua hasil review singkat dari saya. Kalau para netizen gimana? Ada yang pernah menjajal atau me review secara langsung, boleh bantu kasih review atau testimoninya di kolom komentar. Apalagi ada fitur lain yang saya lupa tulis juga boleh ya di komeng juga….

Dibawah ini saya tampilkan hasil foto foto tadi pagi, enjoy…. 😀

            

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s