Volkswagen T Generation

T Family

Ya, mungkin hampir seluruh orang didunia tahu tentang mobil Volkswagen ini. Sehingga sampai terkenalnya, saat orang menyebut VW lawan bicara mereka kebanyakan langsung menyebut “VW yang kombi itu ya?”. Ya inilah kendaraan fenomenal buatan Jerman. Mungkin bagi kita kalangan pecinta dunia otomotif ketika mendengar nama VW sang suksesor dibelakangnya adalah Dr. Ferdinand Porsche yang menjadi pencipta mobil Porsche dan Volkswagen. Namun tahukah anda bahwa untuk VW Kombi T model ini adalah hasil desain seorang Amerika yang bernama Ben Pon. Yuk, kita simak bareng siapa Ben Pon itu dan awal pertama cerita VW T model ini.

Ben Pon merupakan seoarang amerika yang menjadi orang pertama yang mengimport VW Beetle (kodok) ke Amerika. Pada tahun 1949 dengan konsep awal “kotak diatas roda” hingga desain ini diterima oleh pihak Volkswagen AG dan mulai di produksi pada tahun 1950. Lewat fungsi awal adalah untuk mengakomodir kebutuhan dalam mengangkut barang setelah selesainya perang dunia ke-2. Desain yang sangat sederhana bahkan model pertama yang sering di sebut T1 1950 ini tidak memiliki kaca belakang dan bumper. Pada awal menggunakan chassis VW Beetle yang justru tidak kuat dalam hal penahan beban mengingat dimensi T1 sangatlah besar. Hingga akhirnya Ben Pon bersama para desainer lainnya mendesain chassis baru yang sesuai untuk kebutuhan T1. Improvisasi terus dilakukan, bila awalnya hanya dibuat untuk membawa barang (panel van) dari waktu ke waktu T1 terus mengalami perubahan seperti ditambahkan kaca jendela ke belakang, jok penumpang, desain interior yang lebih mewah, hingga penggunaan kaca dibagian atap yang dapat dibuka dijamannya disebut skylight. Single Cab dan Double Cab juga pernah di buat oleh pihak VW namun 3 tahun sebelum VW membuat double cab perusahaan bernama BINZ sudah pernah membuatnya.

T1 Model

volkswagen-typ2-samba-bus-4 T1

Hadir pertama kali pada tahun 1950 hingga 1967. Pada awalnya menggunakan mesin VW Beetle 1200cc yang hanya mampu menghasilkan tenaga 30Bhp. Pada tahun 1953 guna meningkatkan output tenaga maka kompresi rasio ditinggikan sehingga output menjadi 40Bhp namun pada 1959 mobil ini dilakukan recall karena terjadi banyak masalah dengan peningkatan tenaga tersebut dan akhirnya mesin diganti kembali ke 30Bhp. Hingga tahun 1955VW T1 ini memiliki nama panggilan yaitu Barn Doors atau dalam bahasa indonesia disebut pintu gudang. Dengan dimensi panjang 4.280mm, lebar 1.720mm, tinggi 2.040 dan wheelbase 2.400mm. Pabrik perakitan VW T1 berada di Wolfsburg, Hanover, dan Brazil. Pada 1967 VW T1 resmi di hentikan produksinya namun tetap di produksi di Brazil hingga 1975.

T2 Model

T 2 T2

Setelah T1 selesai di produksi dan menikmati penjualannya, pihak VW AG meluncur desain kedua mereka yang di beri nama VW T2. Sebenarnya nama resmi dan teknik dari mobil ini adalah T2. Nama seperti Kombi, Caravelle, Transporter, DLL adalah sebutan sesuai dengan kelas dari VW T Series ini. Semisal Transporter yang di gunakan untuk kebutuhan bisnis dan pengangkutan barang dan Caravelle yang dengan desain yang sama namun diberi sentuhan kemewahan dan kenyaman yang bertujuan untuk menjadi mobil penumpang VIP. Di Eropa sendiri VW T2 lahir sejak tahun 1967 hingga Juli 1979. Namun uniknya di Brazil VW T2 ini baru mulai di produksi sejak 1976 (mengingat T1 mereka masih produksi hingga 1975) hingga December 2013. Yup, hingga Des 2013 dan beberapa waktu lalu pihak VW Brazil mengumumkan produksi terakhirnya T2 dan dibuat sebuah video singkat yang cukup mengharukan yang link nya nanti akan kami share di bagian bawah artikel ini. Kembali dengan dimensi bongsornya T2 panjang mobil ini bahkan mencapai 4.505mm, lebar 1.720mm, tinggi 2.040mm, dan wheelbase 2.400mm. Varian mesin yang hadir menjadi lebih banyak mulai dari 1.6L Boxer 4 silinder, hingga 2.0L Boxer 4 silinder. Juga dengan 2 pilihan transmisi yaitu otomatis 3 percepatan atau manual 4 percepatan. Uniknya sejak T1 dan T2 ini diproduksi sistem pendinginan mesin hanya menggunakan pendingin udara maklumlah mengingat di Eropa merupakan negara 4 musim, namun menjadi kendala saat berada di negara tropis seperti di Indonesia. Banyak yang mengalami kendala seperti overheat. Namun berbeda dengan T2 produksi terakhir dari Brazil yang sudah menggunakan radiator untuk mendinginkan mesin.

T3 Model

T3

Setelah puas dengan penjualan T2, Generasi selanjutnya yang pasti bernama T3 ini lahir. Lahir pada tahun 1979, desain ini terbilang cukup lama bertahan karena diproduksi hingga produksi terakhir pada tahun 2002. Seperti sudah menjadi ciri khas VW T Series yang tetap menggunakan mesin belakang namun dengan varian mesin yang jauh lebih banyak lagi. Mulai dari Bensin dan Diesel, pilihan pendingin mesin air dan udara. Namun penggunaan mesin Boxer sudah tidak lagi diaplikasikan dalam mobil ini. Juga pilihan transmisi mulai dari otomatis 3 percepatan hingga 5 speed manual. Juga sudah adanya pilihan karburator dan sistem injeksi. Untuk mesin 1.9L inline 4 silinder 89Bhp, 2.1L inline 4 silinder 112Bhp, dan Diesel 1.6L Turbo inline 4 silinder 70Bhp. Dengan dimensin mobil panjang 4.569mm x lebar 1.844mm x tinggi 1.928mm (camper 2.055mm) dan wheelbase 2.461mm.

VW T4 Model

T4 T 4

t4 hefdak hoofdbeeld

Hadir untuk memenuhi kebutuhan jaman, maka VW melakukan regenerasi untuk T series mereka dengan melahirkan T4. Dengan konsep yang sama namun desain yang berubah total membuat T4 menjadi mobil MPV kelas premium untuk seluruh dunia. Hingga masuk secara resmi ke Indonesia dibawah naungan GMM (Garuda Mataram Motor) selaku pemegang merk untuk Indonesia. Lahir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dunia akan MPV kelas atas, T4 pertama di produksi pada tahun 1990 dan berakhir masa produksinya pada tahun 2003 dibeberapa negara. Demi memanjakan kebutuhan konsumennya, mobil yang berada dalam divisi VW Commercial yang bermarkas di Hanover Jerman ini hadir dengan banyak pilihan mesin, bodi, dan transmisi. Mulai dari mesin bensin 1.800cc (inline 4cyl SOHC 66Bhp / 140Nm) hingga 2800cc (VR6 DOHC 6cyl 201Bhp / 245Nm). Mesin diesel indirect injection 1.900cc (inline 4 cyl SOHC 60Bhp / 127Nm) hingga 2.400cc (inline 5 cyl SOHC 77Bhp / 164Nm) dan mesin diesel direct injection 2.500cc (TDI inline 5cyl SOHC 149Bhp / 295Nm). Pilihan bodi mulai dari long chassis atau short chassis,  van, pick up, hingga campervan. Dan pilihan transmisi manual 5 speed atau otomatis 4 speed.

VW T5 Model

img_7143 img_7138 autohaus-vw-t5gp-campervan-conversion_08 T5

Yes, T5 adalah model terbaru yang dimiliki oleh VW Commercial Division saat ini dan juga masih menjadi daya tarik tersendiri untuk konsumen di Indonesia walau serangan dari pihak kompetitor terus menggempur. Model T5 yang masuk ke Indonesia berbasis mesin 2.000cc semua namun memiliki pilihan output tenaga yang berbeda mulai dari 102Bhp / 250Nm, 140Bhp /350Nm, dan 180Bhp / 400Nm. Selain itu juga terdapat dalam 3 pilihan transmisi yaitu Manual 5 speed / manual 6 speed (4MOTION) / dan automatic DSG 7 speed. Selain itu teknologi yang dipasang juga sudah sangat banyak seperti pilihan penggerak 4MOTION, swivale rear seat, partisi, cruise control, folding table, seat heater, BiXenon headlight, LED DRL, dan masih banyak lainnya. Dibanderal mulai dari harga 525.000.000OTR hingga 1.398.000.000OTR

Oh iya, sesuai dengan janji kami tentang edisi terakhir dari produksi Kombi dan untuk mengenang Ben Pon sebagai seorang pencipta VW T series, maka berikut adalah link dari short video tersebut. Sebuah video yang menceritakan awal pertama kami VW combi ini di buat hingga akhirnya berhenti produksi. Video yang sungguh menyentuh.

http://www.youtube.com/watch?v=tXynxODC4eY

Bagi teman-teman yang berminat dapat langsung menghubungi sales team kami di nomor 081315-877-288 yang berada di VW kantor pusat MT. Haryono

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s